Pengertian Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Geologi

Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Geologi - Pada saat-saat ini zaman sudah berjalan begitu cepatnya. Kita telah melewati beberapa zaman, diantaranya zaman manusia purba, zaman sebelum mengenal tulisan dan yang lainnya. Pembagian zaman prasejarah ini memang begitu berbeda diantara satu zaman dengan yang lainnya.

Akan tetapi pembagian zaman prasejarah ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Zaman adalah waktu. Zaman dahulu yaitu peristiwa atau waktu yang terjadi pada masa lampau. Zaman dahulu atau pada waktu lampau (sudah lama) yaitu sering terjadi kejadian-kejadian yang telah direkam pada buku Sejarah Indonesia oleh para penemu, pengatur, serta perancangnya masing-masing.

Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Geologi


Dahulu kala ada berbagai macam zaman, yaitu seperti zaman batu muda, zaman batu tua, zaman prasejarah, dan masih banyak yang lainnya. Berbeda dengan zaman sekarang yang amat canggih ini. Semuanya sudah gampang, tinggal sobat memanfaatkan teknologi sekarang yang sudah ada.

Baca juga : Pembagian Zaman Batu dan Logam di Indonesia serta Pola Kehidupan Masyarakatnya (Stone Age)

Asal Mula Kata Sejarah itu timbul dari arti kata sejarah itu sendiri yang berasal dari bahasa Arab, yaitu pohon. Dan apabila kita melihat pohon secara terbalik, kita dapat menghubungkannya dengan bentuk penggambaran silsilah keluarga.

Perbedaan Zaman Sejarah dan Zaman Prasejarah

Zaman Sejarah adalah zaman dimana peninggalan sudah ditemukan. Pada setiap daerah memasuki zaman sejarah itu dalam waktu yang berbeda-beda. Sedangkan zaman prasejarah adalah zaman dimana manusia belum mengenal apa itu tulisan.

Pembagian Zaman Prasejarah

  1. Arkeologi: Ilmu kepurbakalaan yang mempelajari peninggalan-peninggalan sejarah purbakala manusia purba berupa benda-benda budaya, artefak untuk menyusun kembali (rekonstruksi) kehidupan manusia dan masyarakat purba.
  2. Geologi: ilmu yang mempelajari bumi secara keseluruhan. Berdasarkan geologi, terjadinya bumi sampai sekarang dibagi ke dalam empat zaman. 
  3. Pembagian Zaman Menurut Corak Kehidupan

Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Arkeologi

  • Zaman Batu dibagi menjadi 4, diantaranya :
  1. zaman batu tua (palaeolithicum)
  2. zaman batu madya (mesolithicum)
  3. zaman batu muda (neolithicum)
  4. zaman batu besar (megalithicum)
  • Zaman Logam dibagi menjadi 2, diantaranya :
Untuk Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Arkeologi diatas sudah saya rangkum diartikel sebelumnya yaitu Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Arkeologi

Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Geologi


1. Archaikum (zaman yang tertua)

Zaman ini merupakan zaman tertua yang diperkirakan berusia 2500 juta tahun. Pada zaman ini keadaan bumi belum setabil dan masih panas. Kulit bumi dalam proses pembentukan dan pada zaman ini belum ada tanda-tanda kehidupan.

2. Paleizoikum (zaman hidup tua)

Pada masa paleozoikum [zaman kehidupan tertua] sudah mulai terdapat kehidupan sederhana, terutama di laut. Contohnya ubur-ubur, udang, siput, hewan beruas, kerang, ikan bertulang rawan, amfibi dan pada akhir zaman ini telah muncul enis reftil sederhana, yaitu kura-kura. Tumbuh-tumbuhan yang muncul adalah paku-pakuan yang tumbuh dirawa-rawa, dan mulai meluas sejak zaman Karbon. Endapan organisme pada zaman ini menghasilkan batu bara tertua.

Zaman ini diperkirakan berusia 340 juta tahun. Keadaan bumi belum setabil masih berubah-ubah. Zaman ini juga disebut zaman primer karena mulai ada tanda-tanda kehidupan. Beberapa kejadian penting yang terjadi dalam kurun waktu tersebut adalah tiga kepunahan masa utama. Kepunahan adalah total hilangnya seluruh anggota spesies atau kelompok takson yang lebih tinggi. Kepunahan massa adalah kepunahan dalam jumlah besar yang di alami spesies atau kolompok takson lebih tinggi yang tejadi dalam kurun waktu hanya beberapa juta tahun.

Zaman ini dibagi menjadi 5 bagian, yaitu :

a. Cambrium
        Kambrium adalah periode pada skala waktu geologi yang dimulai pada sekitar 542 ± 1,0 jtl (juta tahun lalu) dan berakhir pada sekitar 488,3 ± 1,7 juta tahun yang lalu. Mulai muncul adanya tanda-tanda kehidupan di bumi, seperti kerang dan ubur-ubur. Periode ini merupakan periode pertama era Paleozoikum. Kelimpahan makhluk hidup yang di temukan pada periode ini kemungkinan berhubungan dengan evolusi skeleton (rangka). Hal tersebut di tunjukan oleh fosil hewan ditemukan yang mempunyai skleton

b. Silur
        Silur adalah periode pada skala waktu geologi yang berlangsung mulai akhir periode Ordovisium, sekitar 443,7 ± 1,5 juta tahun lalu, hingga awal periode Devon, sekitar 416,0 ± 2,8 juta tahun yang lalu. Mulai ada tanda-tanda kehidupan hewan bertulang belakang tertua. Seperti ikan. Dalam era Paleozoik mulai terjadi penguasaan daratan oleh makhluk hidup.

c. Devon
        Devon adalah periode pada skala waktu geologi yang termasuk dalam era Paleozoikum dan berlangsung antara 416 ± 2,8 hingga 359,2 ± 2,5 juta tahun yang lalu. Mulai ada tanda-tanda kehidupan binatang jenis amphibi tertua.

d. Karbon
        Karbon adalah suatu periode dalam skala waktu geologi yang berlangsung sejak akhir periode Devon sekitar 359,2 ± 2,5 juta tahun yang lalu hingga awal periode Perm sekitar 299,0 ± 0,8 juta tahun yang lalu. Nama "karbon" diberikan karena adanya lapisan tebal kapur pada periode ini yang ditemukan di Eropa Barat. Mulai ada tanda-tanda kehidupan binatang merayap jenis reptil.

e. Perm
        Perm atau permian adalah periode dalam skala waktu geologi yang berlangsung antara 299,0 ± 0,8 hingga 251,0 ± 0,4 juta tahun yang lalu. Periode ini merupakan periode terakhir dalam era Paleozoikum. Mulai ada tanda-tanda kehidupan hewan darat, ikan air tawar, dan amphibi. Zaman ini diakhiri dengan kepunahan massal.

Baca juga : Perkembangan Teknologi Manusia Purba pada Zaman Praaksara di Indonesia

3. Mesozoikum (zaman hidup pertengahan)

Pada Zaman Mesozoikum ditandai oleh terbentuknya cekungan laut atau geosinklinal yang terisi oleh endapan tebal, dan meluasnya jenis paku-pakuan. Kehidupan yang sangat menonjol adalah berkembangnya hewan reftil raksasa yang panjangnya mencapai 12-27 Meter. Misalnya Dinosaurus jenis brachiosaurus dan atlantosaurus.

Disebut juga zaman sekunder yang diperkirakan berusia 140 juta tahun. Saat itu, mulai muncul pohon-pohon besar dan hewan-hewan besar, seperti: Dinosaurus, Atlantasaurus, Tyrannosaurus serta jenis burung-burung besar. Zaman ini berlangsung kurang lebih 140 juta tahun. Iklim semakin membaik, curah hujan mulai berkurang. Sungai-sungai besar dan danau banyak yang mengering dan berlumpur. Zaman ini disebut zaman reptil karena didominasi perkembangan jenis reptil.

Zaman ini dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
a. Trias : Pada masa ini terdapat kehidupan ikan, amphibi, dan reptil.
b. Jura : Pada masa ini terdapat kehidupan reptil dan sebangsa katak.
c. Calcium : Pada masa ini terdapat burung-burung pertama dan tumbuhan.

4. Neozoikum atau Kainozoikum (zaman hidup baru)

Pada zaman ini kehidupan mulai berkembang dengan pesat. Zaman ini dibagi menjadi zaman tersier dan kuarter.

a. Zaman tersier
Pada zaman ini binatang reptil mulai punah dan mamalia berkembang pesat serta kera mulai berkembang.

b. Zaman kuarter
Zaman ini merupakan masa terpenting dalam kehidupan sebab mulai muncul kehidupan manusia purba.

Pada zaman ini mulai ada kehidupan manusia. Zaman ini dibagi menjadi zaman Plestosin (zaman diluvium 600.000 - 20.000 tahun) dan zaman Holosin (zaman aluvium).

Zaman terdiri atas dua bagian, yaitu:

1. Kala Pleistocen (Zaman Dilluvium)
        Masa ini berlangsung kira-kira 3.000.000 tahun-10.000 tahun yang lalu.  Keadaan alam pada masa ini masih liar dan labil karena silih bergantinya dua zaman, yaitu Zaman Glasial dan Zaman Interglasial.

a. Zaman Glasial
        adalah zaman meluasnya lapisan es di Kutub Utara sehingga Eropa dan Amerika bagian utara tertutup es. Sedangkan daerah yang jauh dari kutub terjadi hujan lebat selama bertahun-tahun. Permukaan air laut turun disertai dengan naiknya permukaan bumi diberbagai tempat.

b. Zaman Interglasial
        adalah zaman diantara dua zaman es. Temperatur naik hingga lapisan es di kutub utara mencair, akibatnya permukaan air laut naik dan terjadi berbagai banjir besar di berbagai tempat. Hal ini menyebabkan banyak daratan terpisah oleh laut dan selat.

Baca juga : Peradaban Awal Kehidupan Manusia Di Indonesia Sebelum Mengenal Tulisan Secara Metodologis


2. Kala Holocen (Zaman Alluvium)
        Dimulai sekitar 10.000 tahun yang lalu. Pada awal kala Holosen, sebagian besar es di kutub utara sudah lenyap, sehingga permukaan air laut naik lagi. Tanah-tanah rendah di daerah Paparan Sunda dan Paparan Sahul tergenang air dan menjadi laut transgresi. Dengan demikian muncullah pulau-pulau di nusantara. Pada masa ini hidup manusia yang disebut Homo Sapiens (Manusia Cerdas). Pada masa ini juga mulai muncul nenek moyang kitasekarang ini dan mulailah terjadi perkembangan kebudayaan manusia yang pesat.

Pembagian Zaman Menurut Corak Kehidupan


Berdasarkan Corak Kehidupan saat Zaman Prasejarah, dibagi menjadi 4, diantaranya :

  1. Corak Kehidupan Zaman Prasejarah Pola Hunian
  2. Masa Berburu dan Meramu
  3. Masa Bercocok Tanam
  4. Masa Mengenal Kepercayaan
Dari ke empat point diatas sudah saya jelaskan secara rinci di artikel Memahami Perkembangan 4 Corak Kehidupan Masyarakat pada Zaman Prasejarah

Demikianlah artikel tentang Pembagian Zaman Prasejarah. Semoga dapat memberi banyak manfaat.

0 Response to "Pengertian Pembagian Zaman Prasejarah Berdasarkan Geologi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel