Kejadian Nyata Dapat Rezeki Setelah Sholat Dhuha

Sebagai insan yang bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa, saya selalu mendekatkan diri kepadanya lewat sholat fardhu maupun shalat sunah yang setiap hari dikerjakan. Bagi umat muslim, shalat fardhu tidak boleh ditinggalkan sama sekali.

Shalat fardhu hukumnya wajib (fardhu ain) yang artinya bila ditinggalkan mendapat dosa. Adapun sebab daripada shalat fardhu boleh ditinggal adalah seperti dalam perjalanan jauh ke luar kota, dalam keadaan haid (bagi wanita) dan yang lainnya.
Kejadian Nyata Dapat Rezeki Setelah Sholat Dhuha
Adapun shalat-shalat sunnah yang perlu dikerjakan oleh seorang muslim adalah shalat sunah rawatib dan shalat dhuha. Shalat dhuha ini jangan sampai ditinggal, kalau bisa dijadikan sebagai kewajiban. Karena dalam sholat dhuha ini adalah pintu dari semua rezeki kita.

Baca juga : Jumlah Rakaat Shalat Sunah Rawatib yang Dianjurkan

Kita semua tau sholat sunah dhuha merupakan pembuka rezeki kita. Seperti yang pernah saya alami. Beberapa waktu yang lalu saya sempat mendapatkan dorongan dari teman Facebook bahwasanya agar usaha lancar dan dipermudah untuk mencapai kesuksesan lakukanlah sholat dhuha.

Dan benar saja setelah saya baru melaksanakan shalat dhuha di hari pertama, saya cepat mendapat orderan pekerjaan di dunia nyata. Dan tak disangka pembeli (customer) memberikan uang lebih kepada saya. Walaupun tidak seberapa, tetapi saya sangat bersyukur.

Baru hari pertama shalat dhuha sudah ada rezeki yang datang. Lantas bagaimana kalau kita rutin melaksanakannya? Pastinya akan lebih banyak rezeki yang tidak diduga datang menghampiri, pikir saya.

Jadi, sesibuk apapun saya masih sempatkan untuk melakukan sholat dhuha. Saya yakin lewat shalat sunnah dhuha saya akan mudah mencapai kesuksesan duniawi dan akherat. Jika sudah mendapat untung banyak, maka jangan lupa sedekahkan 5-10% untuk orang yang tidak mampu. Lakukanlah walaupun itu hanya 2 rakaat per hari asal itu rutin.

Lalu, apa saja surat-surat yang dianjurkan dalam sholat dhuha?

Ada beberapa surat-surat pendek yang sangat dianjurkan dalam shalat dhuha. Dan juga dianjurkan untuk melaksanakannya minimal dalam 4 rakaat (2 rakaat salam).

2 rakaat pertama (Surat Ad-dhuha dan Surat As-Syams)
2 rakaat kedua (Surat At-Tin dan Surat Al-Insyirah)
2 rakaat ketiga (Surat Al-Maun dan Surat An-Nasr)
2 rakaat keempat (Surat Al-Kafirun dan Surat Al-Ikhlas)

Jika ingin melaksanakannya hanya 4 rakaat maka anda bisa menggunakan Surat al-kafirun dan al-ikhlas sebagai penutupnya.

Bagaimana dengan kejadian nyata saya diatas? Masih mau mengelak tidak mengerjakan shalat dhuha walau 2 rakaat per hari? Ayo mari kita hidupkan shalat sunah yang mempunyai manfaat banyak.

Demikianlah artikel tentang kejadian nyata saya setelah melakukan shalat dhuha. Semoga sharing kali ini dapat bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel