Al Muhaimin : Manfaat, Hikmah, dan Contoh Perilaku Asmaul Husna

Al Muhaimin - Al Muhaimin adalah salah satu sifat Allah yang terletak di urutan 7 Asmaul Husna. Al Muhaimin adalah Yang Maha Memelihara, yakni bahwa Allah selalu memelihara, mengawasi, menyaksikan dan mengamati tingkah laku seluruh makhluknya, berkuasa atas diri mereka dengan penuh perhatian dan kekuasaan, memberi mereka rezeki dan kehidupan.

Dengan ini, Allah mengetahui seluruh perbuatan kita yang dilakukan baik itu di waktu siang atau malam, ditempat sepi atau ramai, disembunyikan atau ditampakkan akan senantiasa tidak luput dari penglihatan-Nya. Bahkan gerakan bola mata yang sangat cepat, lintasan niat yang terlintas, dapat diketahuinya.

Sebenarnya kata Al Muhaimin ini banyak diperdebatkan oleh para ulama seperti halnya dilansir dari laman https://www.dictio.id/, ada yang berpendapat bahwa kata ini sama dengan kata al-Mu'min, karena derivasi kata Al-Muhaimin adalah Al-Mu’amin. Huruf ’a’ (hamzah) yang kedua diganti dengan huruf ‘ya’ sehingga menjadi Muaimin. Selanjutnya huruf ‘a’ (hamzah) yang pertama diubah menjadi ha sehingga menjadi Muhaimin. Jika pendapat ini diterima, maka makna dari Muhaimin sama dengan Mu’min.

Bukti Allah Bersifat Al Muhaimin


Ada pendapat lain yang mengemukakan bahwa derivasi kata ini adalah “haimana-yuhaiminu” yang artinya memelihara, menjaga, mengawasi dan menjadi saksi terhadap sesuatu serta memeliharanya. Kata Al Muhaimin terulang dalam Al-Qur'an sebanyak 2 kali, yaitu terdapat pada surat Al maidah:48 dan surat al-Hasyr:23 yang masing-masing memiliki arti :

Al Muhaimin : Manfaat, Hikmah, dan Contoh Perilaku Asmaul Husna

Al maidah:48

Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu

Al-Qur’an dikatakan muhaimin terhadap kitab-kitab terdahulu, karena Al-Qur’an menjaga dan memelihara isi kebenaran kitab-kitab terdahulu, sehingga seluruh perubahan dan pemalsuan yang terjadi terhadap kitab-kitab terdahulu dapat terbongkar lewat persaksian Al-Qur’an.

Al-Hasyr:23

Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

Al-Muhaimin sebagai nama Allah memberikan makna bahwa Allah adalah pemelihara, penjaga, dan pengawas seluruh makhluk-Nya. Allah-lah yang mengatur dan mengurus seluruh urusan makhluk. Seluruh keteraturan yang ada dalam kehidupan dan keindahan alam semesta ini, Allah yang mengatur dan memeliharanya. Tidak ada yang terjadi di jagat raya ini dan tidak pula tebersit dalam pikiran, kecuali Allah mengawasinya.

Menurut al-Biqa’i sebagaimana dinukil oleh Quraisy Syihab, urutan penempatan Al-Muhaimin setelah nama “As-Salâm dan Al-Mu’min”, memberikan isyarat bahwa agar terpenuhi rasa damai dan aman yang terkandung dalam As-Salâm dan Al-Mu’min, tentu diperlukan pengetahuan yang sangat dalam menyangkut hal-hal yang bersifat tersembunyi. Karena itu, setelah kedua nama yang agung tersebut, disusul nama “al Muhaimin”.

Sifat ini bermakna kesaksian yang dilandasi oleh pengetahuan menyeluruh secara detail, lahir dan batin. Jadi, tidak ada yang tersembunyi dari Allah. Berzikir dan meneladani nama agung Al-Muhaimin akan selalu melahirkan perilaku yang penuh dengan perhitungan dan tanggung jawab. Seseorang tidak akan melakukan kerusakan, baik terhadap diri atau lingkungannya, karena Allah telah mengaturnya sedemikian rupa. Ia akan selalu aktif dalam menjaga lingkungan demi keberlangsungan kehidupan bersama. Ia sadar bahwa semua perilakunya, bahkan setiap hembusan nafasnya, tidak lepas dari pengawasan Allah.

Al Muhaimin Arab, Latin, Khasiat Dan Artinya


المُهٓيْمِنُ.  Al-Muhaimin = Yang Memelihara

Artinya : Dia-lah yang memelihara dan mengamati seluruh makhluknya dengan secermat-cermatnya.

Khasiatnya :

Apabila kita membaca "Yaa Muhaimin" sebanyak 145x setelah shalat Isya', maka insya Allah pikiran kita dan hati kita akan menjadi terang, bersih dari segala keruwetan sehingga mudah dapat menghafal pelajaran yang kita dapatkan.

Jika kita membacanya sebanyak 176x sebelum shalat fardhu, maka ia akan senantiasa dipelihara oleh Allah dari segala sesuatu yang membuatnya tidak khusu'. Bila dibaca sebelum memulai sesuatu (aktivitas), maka inshaa Allah, Allah akan Subhanahu wata'ala akan memeliharanya dari segala hal yang dapat mencelakai dirinya.

Contoh Perilaku Asmaul Husna Al Muhaimin


- Merawat hewan dengan memberikan makan dan minum
- Merawat, mengasuh dan mendidik fakir miskin dengan cara diberikan pendidikan yang baik yang dapat membawa anak tersebut tumbuh menjadi orang yang lebih berguna bagi agama, bangsa dan negara.
- Mengajarkan anak tentang agama untuk bekal di akhirat kelak.

Demikianlah artikel tentang bukti allah bersifat al muhaimin. Semoga dapat memberi banyak manfaat.

0 Response to "Al Muhaimin : Manfaat, Hikmah, dan Contoh Perilaku Asmaul Husna "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel