Rangkuman Materi Sepak Bola, Teknik Dasar, Peraturan, Ukuran Lapangan dan Sejarah Singkat Sepak Bola Dunia dan Indonesia

Rangkuman Materi Sepak Bola - Berikut akan kami sajikan rangkuman materi sepak bola yang dapat anda pelajari dengan cara membaca artikel ini sampai selesai. Dengan penuh harapan dan do'a saya membuat artikel rangkuman materi sepak bola ini dengan tujuan agar para pesepakbola Indonesia bisa bermain bola lebih hebat dan membawa nama baik Indonesia dikancah dunia. Simak baik-baik rangkuman materi sepak bola.

Materi sepak bola yang akan kami sampaikan meliputi :
- sejarah singkat sepak bola Dunia
- sejarah singkat sepak bola Indonesia
- rangkuman materi sepak bola
- teknik dasar sepak bola
- teknik dasar menendang bola
- ukuran lapangan sepak bola nasional
- ukuran lapangan sepak bola internasional
- cara bermain sepak bola yang benar
- pelanggaran dalam sepak bola
- peraturan dalam sepak bola

Materi Sepak Bola


Sepak bola adalah permainan yang sangat populer di dunia, mulai dari pusat kota sampai ke pelosok, dari yang kakek-kakek hingga ke anak cucu semuanya suka dengan sepak bola. Di Indonesia sendiri sepakbola adalah pusatnya olahraga dari setiap cabang olahraga. Terbukti ketika sepak bola Indonesia di Asian games 2018 lalu kalah dari jepang. Masyakarat Indonesia menjadi enggan untuk menonton cabang olahraga lainnya, seperti badminton, renang, voli, pencak silat ataupun lainnya. Cabang olahraga lainnya yang menjadi banyak penggemarnya selain sepak bola adalah bulu tangkis.

Setelahnya timnas sepakbola Indonesia kalah, semua tertuju pada kejuaraan bulutangkis, yaitu Jonathan Cristie yang seketika itu menjadi viral karena berhasil menjuarai turnamen bergengsi tingkat Asia di kandang sendiri. Hal ini membuktikan bahwa sepak bola lebih populer daripada olahraga lainnya.

Adapun setiap harinya di televisi nasional banyak yang menyiarkan berita tentang sepakbola lokal maupun internasional. Mulai dari informasi berita terupdate sepakbola, isu transfer pemain, pelatih sampai dengan latar belakang pemainnya. Semua diulas begitu lengkap.

Sejarah Singkat Sepak Bola

Rangkuman Materi Sepak Bola, Teknik Dasar, Peraturan, Ukuran Lapangan dan Sejarah Singkat Sepak Bola Dunia dan Indonesia

Sepak bola adalah olahraga yang terdiri dari 11 orang pemain inti dan kurang lebih 5-8 pemain cadangan dari setiap tim. Sepak bola dimainkan dengan cara ditendang umpan dari satu teman ke teman yang lain hingga bisa mencetak skor dan memenangkannya. Waktu lamanya 1 game permainan sepak bola adalah 2x45 menit. Adapun untuk yang sepakbola junior hanya 2x40 menit.

Setiap kemenangan tim yang bertanding akan mendapatkan 3 poin, bila mengalami kekalahan maka tidak mendapat poin Alias 0 poin. sedangkan bila hasil seri akan mendapat poin sama kuat, yaitu 1. 1 untuk tim kawan dan 1 untuk tim lawan. Biasanya untuk yang menggunakan sistem poin ini adalah suatu Liga Kompetisi yang diadakan setiap tahun.

Berbeda lagi halnya dengan yang menggunakan sistem cup. Bila menggunakan sistem cup ini diawal kompetisi dibikin grup yang biasanya terdiri dari 4 tim dan dari 4 tim ini akan dilakukan pertandingan 2 kali pertemuan. Ini menggunakan sistem poin. Tujuannya agar mendapat 2 peringkat teratas terbaik dan masuk ke fase selanjutnya, yaitu fase knock out. Di fase ini, salah satu tim harus ada yang kalah. Jika memaksa hasil seri sampai dengan perpanjangan waktu 2x15 menit, maka diadakanlah adu penalti. Begitupun seterusnya hingga sampai ke final dan mendapat sang pemenang.

Sejarah Singkat Sepak Bola Dunia


Sepak bola adalah olahraga yang telah digemari sejak abad ke-2 M sampai ke-3 M di China. Pada Dinasti Han, masyakarat cina menggiring bola kulit dan memasukkannya ke dalam jaring kecil yang disebut Tsu Chu. Abad ke-16 permainan sepak bola mulai digemari di negara Italia. Setelah itu, permainan sepak bola banyak dijumpai diberbagai negara seperti Meksiko, Inggris, Amerika Tengah, sampai dengan Romawi Kuno.

Tetapi pada tahun 1365 saat sepak bola mulai sampai ke Inggris, raja Edward III melarang permainan ini. Hal ini disebabkan karena dalam permainan sepak bola dianggap banyak kekerasan dan tindakan yang brutal. Setelah 15 tahun lamanya, tepatnya tahun 1380 Raja Edward III mengizinkan kembali permainan sepak bola. Namun, tidak ada perubahan dalam permainan sepak bola tetap penuh dengan kekerasan dan tindakan brutal.

Hingga tahun 1572 Ratu Elizabeth I kembali melarang permainan sepak bola tanpa ada kompromi. Larangan itu disertai sanksi tegas kepada orang yang masih melakukan permainan sepak bola, dengan memenjarakan orang tersebut. Hingga akhirnya, pada tahun 1680, Raja Charless II mencabut larangan untuk tidak melakukan permainan sepakbola. Berikut adalah sejarah sepak bola modern berdasarkan tahun :

  • Tahun 1863 telah dibentuk asosiasi sepak bola Inggris.
  • Tahun 1885 terdapat pertandingan sepak bola di luar wilayah Inggris, yaitu Kanada bertanding melawan Amerika.
  • Tahun 1886 diadakan rapat pertemuan untuk pertama kali yang membahas tentang dibentuknya kelompok asosiasi sepak bola dunia.
  • Tahun 1888 Mulai terdapat wasit menjadi pemegang penuh pertandingan sepak bola.
  • Lalu pada tahun 1904, dibentuk Federation Internationale de Football Asociation (FIFA) di Perancis beranggotakan 6 negara.


Sejarah Induk Organisasi Sepak Bola Dunia

Rangkuman Materi Sepak Bola, Teknik Dasar, Peraturan, Ukuran Lapangan dan Sejarah Singkat Sepak Bola Dunia dan Indonesia

Federation Internationale de Football Asociation (FIFA) merupakan Induk organisasi sepak bola Internasional, didirikan di Perancis pada tahun 1904. FIFA mempunyai slogan “For The Game For The World”. FIFA juga mempromosikan sepak bola, mengatur transfer pemain antar tim, memberikan gelar bergengsi kepada pemain terbaik dunia. Serta menerbitkan daftar peringkat dunia FIFA setiap bulannya.

Sampai saat ini terdapat 209 negara di dunia yang tergabung dalam FIFA. Markas Federation Internationale de Football Asociation (FIFA) berada di Zurich, Swiss. Kompetisi yang paling penting diadakan oleh FIFA yaitu pertandingan sepak bola seluruh dunia, atau biasa kita sebut dengan piala dunia.

FIFA memperlebar sayapnya dengan mendirikan beberapa badan Asosiasi regional yang ada di beberapa negara yaitu :

  • Union of European Football Associations (UEFA) di tahun 1954 dengan 53 anggota dari Benua Eropa.
  • Confederation Africaine de Football (CAF) di tahun 1957 beranggotakan 55 yang menaungi negara-negara Afrika.
  • Asian Football Confederation(AFC) didirikan pada tahun 1954 dengan 46 anggota yang menaungi negara-negara Asia.
  • Confederaci├│n Sudamericana de F├║tbol (CONMEBOL) didirikan pada tahun 1916 dengan 10 anggota yang menaungi negara-negara Amerika Selatan.
  • Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football (CONCACAF). Didirikan di tahun1961 dan mempunyai 40 anggota yang menaungi Amerika Utara, Tengah, Karibia.
  • Oceania Football Confederation (OFC) didirikan di tahun 1966 11 anggota + 6 rekan yang menaungi negara-negara di Oseania.

Sejarah Sepak Bola Indonesia


Sejarah sepak bola Indonesia tidak terlepas dari peran bangsa lain yang melakukan penjajahan atau perdagangan ke beberapa wilayah Indonesia, yaitu negara China. Kedatangan Negeri Tirai bambu tidak hanya berdagang, namun juga menyebarluaskan sepak bola pada masyarakat Indonesia.

Pada tahun 1915, sudah tercatat bahwa banyak terdapat club sepak bola yang didirikan oleh warga Tiong Hoa. Bahkan di tahun 1920 terdapat club sepak bola lokal seperti UMS Jakarta dan Surabaya yang menjadi club paling hebat dalam persepakbolaan Hindia Belanda (nama Indonesia Tempo dulu). Kehebatan Indonesia pada masa itu sudah sampai pernah ikut dalam kancah piala dunia tahun 1938.

Terdapat peristiwa yang sangat bersejarah bagi sepak bola masyarakat Indonesia, tepatnya tanggal 19 April 1930 didirikanlah Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta. Organisasi PSSI adalah organisasi yang bertugas menaungi dan mengatur club sepak bola yang ada di Indonesia. PSSI didirikan sebelum keikutsertaan Indonesia dalam Piala Dunia 1938 di Perancis.

Hal yang perlu dicatat dalam sejarah perjalanan sepak bola Indonesia adalah kala terjadinya perselisihan antara PSSI dan NIVU untuk memutuskan siapa yang berhak ikut ke pertandingan Piala Dunia di Prancis.

Pada saat itu ketua PSSI pertama
Soeratin Sosrosoegondo menginginkan pertandingan antara PSSI dengan NIVU. Akan tetapi FIFA langsung mengakui badan kerjasama PSSI dan NIVU sehingga nama yang dibawa ke Perancis bukanlah Indonesia, melainkan Hindia Belanda.

Baca juga:  Materi, Teknik Dasar, Peraturan Dan Cara Bermain Permainan Sepak Takraw

Sosok penting dibalik hadirnya PSSI, yaitu Soeratin Sosrosoegondo yang merupakan seorang anak pribumi yang sudah mengikuti pendidikan di Sekolah Teknik Tinggi Heckelenburg, Jerman. Beliau berkeinginan mewujudkan Sumpah Pemuda. Menurutnya sepak bola adalah cara yang sangat tepat untuk meningkatkan semangat rasa nasionalisme pemuda untuk melawan penjajahan Belanda.

Soeratin Sosrosoegondo memutuskan hubungan dengan NIVU secara sepihak dalam kongres yang diadakan di Solo pada tahun 1938. Pemutusan hubungan ini merupakan imbas dari kekesalan beliau karena pada setiap keikutsertaan dalam pertandingan sepak bola, ternyata selalu memakai bendera NIVU atau Belanda.

Masuknya balatentara Jepang ke Indonesia menyebabkan PSSI pasif dalam berkompetisi, karena Jepang memasukkan PSSI sebagai bagian dari Tai Iku Kai, yaitu badan keolahragaan buatan Jepang. Kemudian masuk pula menjadi bagian dari Gelora (1944) dan baru lepas otonom kembali dalam kongres PORI III di Yogyakarta (1949).

Setelah wafatnya Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi.

Pada era sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaing dalam kompetisi internasional yang di antaranya adalah Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw.

Dalam perkembangannya, PSSI sudah memperluas kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua untuk pemain non amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir.

Selain itu, PSSI juga aktif mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu (U-15, U-17, U-19,U21, dan U-23). Sayangnya sejarah panjang sepak bola di Indonesia belum mampu untuk merubah prestasi sepak bola Indonesia di kancah internasional. Butuh manajemen bola dan tekad yang tinggi untuk merubah sepak bola Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Teknik Dasar Sepak Bola dan Penjelasannya


Teknik dasar dalam permainan sepak bola yang wajib dikuasai oleh pemain sepak bola profesional dan buat pemula juga diantaranya yaitu :

  1. Menendang bola (kicking), yaitu teknik menendang dan menembak ke arah sasaran (gawang lawan).
  2. Mengumpan bola (passing), yaitu teknik mengoper bola ke teman satu tim.
  3. Menggiring bola (dribbling), yaitu teknik mendekati jarak ke sasaran, melewati lawan, dan menghambat permainan.
  4. Menghentikan bola (stopping), yaitu teknik menghalau bola yang terlalu kuat ditendang.
  5. Menyundul bola (heading), yaitu teknik menerima umpan bola yang melayang dari atas.
  6. Merebut bola (intercepting), yaitu teknik merampas bola dari lawan.
  7. Menyapu bola (sliding tackle), yaitu teknik pengambilan bola dengan men-sliding pemain lawan.
  8. Lemparan ke dalam (throw in), yaitu teknik melempar bola ke dalam lapangan ketika bola menyentuh garis pinggir lapangan. 
  9. Menangkap bola (goal keeping), yaitu teknik menjaga dan mempertahankan gawang dari ancaman kemasukan bola lawan.

Berikut akan kami jelaskan teknik-teknik dasar dalam bermain sepakbola secara mendetail.

1. TEKNIK DASAR MENENDANG BOLA

Teknik dasar yang wajib diketahui pertama kalinya adalah teknik menendang bola. Secara umum, ada 6 teknik dalam menendang bola. Namun, teknik-teknik yang paling dasar hanya ada 3, yaitu :

- teknik dasar menendang bola dengan kaki bagian dalam
- teknik dasar menendang bola dengan kaki bagian luar
- teknik dasar menendang bola dengan kaki bagian punggung

Adapun ketiga teknik menendang bola lainnya adalah :

- teknik dasar menendang bola dengan tumit
- teknik dasar menendang bola dengan ujung jari
- teknik dasar menendang bola dengan punggung sisi dalam kaki

Menendang merupakan gerak dominan dalam permainan sepak bola. Setiap pemain sepak bola harus memiliki keterampilan teknik tendangan yang sangat baik. Tendangan dapat dilakukan dengan kaki kanan maupun kaki kiri. Teknik menendang memerlukan konsentrasi yang tinggi supaya dapat menghasilkan tendangan yang tepat. Artinya kekuatan, jarak, dan arah tendangan harus tepat. Adapun beberapa teknik dalam menendang seperti di bawah ini.

Menendang dengan kaki bagian dalam. Bagian kaki ini memiliki permukaan paling luas untuk menendang. Tendangan dengan kaki bagian dalam biasanya digunakan untuk mengumpan jarak pendek. Tendangan ini sangat ideal, karena hasil tendangan terukur dan akurat.

Menendang dengan kaki bagian luar. Menendang dengan kaki bagian luar digunakan untuk mengumpan jarak pendek. Arah umpan yang dilakukan dengan kaki bagian luar agak sulit dibaca, karena umpannya berlawanan arah dengan posisi pengumpannya.

Menendang dengan punggung kaki. Hasil tendangan dengan menggunakan punggung kaki biasanya sangat terarah, karena titik tumpunya terpusat pada bola bagian tengahnya (pusat). Teknik ini harus sering dilatih oleh seorang pemain (terutama seorang penyerang) agar dapat menghasilkan tendangan dengan kekuatan yang besar dan sasaran yang dituju pun akurat, sehingga pemainnya harus lebih konsentrasi.

Teknik-teknik menendang diatas dapat anda praktekkan secara otodidak sendiri ataupun dengan salah seorang yang ahli di bidangnya. Teknik dasar menendang bola tidaklah sulit, jika anda sudah cinta terhadap sepakbola dan ingin bisa memainkannya, maka teknik-teknik dasar dapat anda kuasai dengan mudah secara otodidak.

Teknik Menendang Bola dengan Kaki Bagian Dalam

Berikut langkah pelaksanaan tekniknya :

  • Berdiri menghadap ke arah bola dan posisikan kaki kiri bertumpu disamping bola dengan lutut sedikit ditekuk. Pastikan posisi badan agak sedikit condong ke belakang.
  • Untuk menjaga keseimbangan, tekuk sedikit kedua tangan di samping badan dan fokuslah kearah bola dan sasaran.
  • Bidiklah bola tepat di bagian tengahnya dengan kaki bagian dalam. Ayunkan kaki kanan ke depan dan tendang bolanya dengan sasaran bola berada di bagian samping.
  • Setelahnya menendang, tumpukan berat badan ke kaki kanan atau yang dipakai untuk menendang. Dan mendaratlah dengan mendahulukan kaki bagian kanan tersebut.


Teknik Menendang Bola dengan Kaki Bagian Luar

Berikut langkah-langkahnya :

  • Sikap tubuh berdiri menghadap ke bola. Kaki kiri atau yang menumpu tubuh diletakkan di samping bola yang akan ditendang. Rilekskan kedua tangan untuk menjaga keseimbangan tubuh.
  • Kaki kanan atau yang digunakan untuk menendang bola sedikit diputar ke dalam.
  • Pandangan mata ke arah bola dan ayunkan kaki ke arah depan dan tendang. Kaki bagian luar dikenakan pada bola. Kemudian, geser atau condongkan berat badan ke bagian depan tubuh.

Teknik Menendang Bola dengan Kaki Bagian Punggung (Kura-kura)

  • Tubuh berdiri menghadap bola dan kaki kiri yang digunakan untuk menumpu diletakkan di samping bola dengan sedikit menekuk lutut.
  • Rilekskan kedua tangan untuk menjaga keseimbangan tubuh dan pandangkan mata fokus ke bola.
  • Tekuk ke bawah pergelangan kaki yang akan digunakan untuk menendang bola. Ketika menendang, tekuk menghadap ke depan lutut kaki kanan atau yang digunakan untuk menendang dan dan ayunkan dari belakang ke arah bola, kemudian sentuhkan kaki pada bola bagian belakang. Tumpukan berat badan ke bagian depan. 


2. TEKNIK MENGUMPAN BOLA

Teknik lain yang sangat dasar dan penting adalah teknik mengoper bola (passing). Dalam mengumpan bola, anda harus mampu menguasai tekniknya. Ada 3 teknik mengumpan bola,  yaitu menggunakan kaki bagian dalam, luar dan punggung. Berikut langkah-langkah mempraktekkannya.

Teknik Mengumpan Bola Menggunakan Kaki Bagian Luar

  • Sikap berdiri dan pastikan kaki tumpu sudah berada disisi bola. Letakkan kedua lengan disisi tubuh dan rentangkan. 
  • Kunci dan putar pergelangan kaki yang hendak digunakan menendang 
  • Tarik kaki ke arah belakang, yaitu kaki yang Anda hendak pakai untuk mengumpan, lanjutkan dengan mengayunkannya ke depan dan putar kaki ke arah dalam secara bersamaan.
  • Fokuskan kaki di tengah-tengah bola saat menendang bola.
  • Condongkan tubuh untuk membawa berat badan ke arah depan di waktu yang sama dengan kaki yang Anda gunakan untuk mengumpan dan pandangan tetap ke depan.

Teknik Mengumpan Bola Menggunakan Kaki Bagian Dalam

  • Awalnya pastikan Anda berdiri dengan menghadap pada arah bola.
  • Kaki tumpu letakkan di sisi bola dan tekuk sedikit lutut Anda di mana bahu juga diarahkan pada gerakan bola.
  • Rentangkan kedua lengan sedikit sementara masih pada sisi tubuh.
  • Putar dan kunci pergelangan kaki yang hendak digunakan untuk mengumpan.
  • Lihat apakah teman setim sudah siap untuk Anda beri bola.
  • Tungkai bisa ditarik ke belakang dan ayunkan ke depan, yakni tepat ke arah bola.
  • Tendang bola tepat di tengahnya.
  • Berat badan pindahkan ke kaki tumpu depan bersama kaki yang Anda pakai untuk mengumpan.


Teknik Mengumpan Bola Menggunakan Punggung Kaki

  • Awali dengan sikap tubuh berdiri mengarah pada gerakan bola.
  • Posisikan kaki tumpu di samping bola dan tekuk sedikit lutut Anda dengan bahu mengarah pada gerakan bola juga.
  • Kedua lengan posisi di sisi tubuh dengan agak terentang.
  • Tarik ke belakang dan kunci pergelangan kaki yang Anda ingin pakai untuk mengumpan bola.
  • Jika teman sudah siap, tungkai bisa ditarik ke belakang untuk kemudian diayunkan ke arah bola untuk mengumpankannya.
  • Berat badan bawa ke depan di waktu yang sama dengan kaki untuk menendang tadi dan posisikan di depan dengan pandangan masih di depan.


3. TEKNIK MENGGIRING BOLA (DRIBBLING)

Menggiring bola ialah gerakan membawa bola yang dilakukan dengan menggunakan kaki untuk menuju daerah tim lawan dan menerobos pertahanan pemain lawan.

Kemampuan dalam menguasai teknik dasar menggiring bola mutlak diperlukan oleh seorang pemain yang baik, karena dribble atau menggiring bola termasuk skill individu yang mesti dikuasai oleh setiap pemain. Ketika dalam permainan kamu tidak mendapatkankan teman yang dapat dioper, kamu harus menggiring atau men-dribble bola tersebut.

Begitu juga ketika kalau kamu memberikan operan akan menyebabkan offfside, kamu mungkin saja harus menggiringnya sendiri.

Berdasarkan situasinya, dribble atau menggiring bola dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

  • Closed dribbling, yaitu teknik menggiring bola yang dilakukan dengan mengontrol penuh bola ketika bola sedang tidak benar-benar aman dari pemain lawan. Dalam teknik ini, bola tidak bisa ada lebih dari 1 meter di depan kaki kita.
  • Speed dribbling, yaitu teknik menggiring bola yang dilakukan dengan menendang bola ke depan, lalu kita mengejarnya dengan berlari secepatnya. Tapi, syaratnya kita harus benar-benar bebas dari desakan pemain lawan.

Kalau kamu mau membawa bola  dengan cepat ke daerah yang kosong atau tidak ada lawan, lakukanlah speed dribbling, yaitu dengan menendang bola lalu mengubernya.

Tapi, kalau kamu membawa bola di dekat atau di sekitar lawan, maka lakukanlah closed dribbling, yaitu dengan selalu melindungi bola agar tidak terlalu jauh atau tidak lebih dari setengah meter di depanmu.

Dalam melakukan closed dribbling, janganlah kamu menaikkan kecepatan dengan cara melebarkan langkah kaki, atau mendorong bola lebih jauh ke depan. Tapi, tingkatkanlah frekuensi langkah kakimu.

Nah, kembali ke teknik dasar menggiring bola, setidaknya ada dua teknik atau cara menggiring bola yang harus kamu kuasai, yaitu menggiring bola menggunakan punggung kaki bagian luar dan menggiring bola dengan punggung kaki bagian dalam.

4. TEKNIK MENGHENTIKAN BOLA

Gerakan bola terdiri atas bola menyusur tanah (ground ball), bola memantul (bouncing ball), dan bola tinggi (high ball). Adapun teknik menahan bola sebagai berikut.

  1. Menahan bola menyusur tanah dengan kaki bagian dalam dan dengan telapak kaki.
  2. Menahan bola memantul dengan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, telapak kaki, dan dengan perut.
  3. Menahan bola di udara (tanpa jatuh ke tanah) dengan kaki bagian dalam, paha, dada, kepala, dan punggung kaki.

Teknik Menghentikan Bola Menggunakan Perut

  • Cermati pergerakan bola dan bergeraklah menjemput bola.
  • Gunakan perut untuk menahan bola seraya menjaga keseimbangan tubuh.
  • Ketika sudah menyentuh perut, tarik sedikit perut ke belakang dan barulah bola dijatuhkan pada bagian antara dua kaki.
  • Menghentikan Bola Menggunakan Dada
  • Cermati bola yang melayang.
  • Posisikan tubuh dengan maju dan mundur untuk menjemput bola.
  • Kedua tangan dan dada buat terbuka dan melebar tapi tetap dalam posisi seimbang.
  • Tahan bola pada dada sambil menariknya sedikit ke belakang sebelum menjatuhkannya ke antara kedua kaki.


Teknik Menghentikan Bola Menggunakan Telapak Kaki


  • Jemput bola sebelum menghentikan bola.
  • Ketika bola sudah datang, buka telapak kaki.
  • Tarik ke belakang telapak kaki Anda bersamaan dengan saat bola datang.
  • Teknik Menghentikan Bola Menggunakan Punggung Kaki
  • Bergeraklah ke arah bola.
  • Angkat kaki ke atas depan tepat di bagian bawah bola yang tengah datang melayang.
  • Tahan bola dengan punggung kaki baik itu dengan tarikan atau sentuhan.
  • Jatuhkan bola di antara kedua kaki setelahnya.


Menghentikan Bola Menggunakan Kaki Bagian Luar

  • Ambil sikap berdiri dengan menghadap gerakan bola.
  • Kaki tumpu perlu diletakkan pada sisi bola dengan kedua lengan ada direntangkan sedikit di sisi tubuh.
  • Putar ke dalam dan kunci pergelangan kaki yang hendak Anda pakai untuk menghentikan bola.
  • Pandangan jangan lepas dari bola.
  • Tarik kaki ke belakang yang akan Anda pakai saat bola telah sampai pada kaki bagian luar dan menyentuhnya.
  • Berat badan condongkan ke depan di waktu yang sama dengan kaki yang tak dipakai untuk menahan bola dan jadikan tumpuan berat badan sementara pandangan masih lurus ke depan.


Teknik Menghentikan Bola Menggunakan Kaki Bagian Dalam

  • Sikap tubuh arahkan pada datangnya bola dan pandangan harus fokus pada bola.
  • Putar ke arah luar dan kunci pergelangan kaki yang Anda hendak pakai untuk menghentikan bola.
  • Julurkan kaki ke arah datangnya bola.
  • Tarik kaki ke belakang kembali; ikuti saja arah gerakan bola ketika bola telah menyentuh kaki bagian dalam sampai bola dapat ditahan dan berhenti tepat di hadapan Anda.
  • Bawalah berat badan bersamaan dengan kaki yang tak dipakai menahan bola ke arah depan untuk dijadikan sebagai tumpuan berat badan sementara pandangan tetap ke arah depan.


Teknik Menghentikan Bola Menggunakan Paha

  • Pandangan pastikan fokus ke arah datangnya bola yang sedang melayang.
  • Gerakkan badan ke belakang atau ke depan untuk berjaga-jaga menjemput bola.
  • Tempatkan tubuh tepat di bawah bola yang datang tapi harus tetap seimbang.
  • Angkat satu kaki saja dan kaki tersebut adalah yang hendak dipakai untuk menghentikan bola.
  • Hentikan dengan paha dengan sedikit sentuhan sebelum kemudian bola dijatuhkan ke antara dua kaki

5. TEKNIK MENYUNDUL BOLA 

Istilah untuk teknik dasar ini adalah heading di mana tujuannya adalah untuk mengoper, membuang bola, mematahkan serangan dari tim lawan, serta mencetak gol. Dalam latihan dasar, pemain sangat perlu belajar menyundul bola menggunakan dahi. Posisi tubuh pemain ketika menyundul bola dapat berada dalam posisi melompat atau sambil berdiri saja. Penting untuk disadari oleh pemain juga bahwa bukan bola yang mengenai pemain, melainkan pemainlah yang menyundul bola ketika bola datang ke arahnya. Penyundulan dilakukan dengan dahi dan bukan dengan ubun-ubun kepala.

6. TEKNIK MEREBUT BOLA 

Teknik dasar yang juga disebut dengan intercepting atau juga lebih kerap dikenal sebagai interception ini adalah gerakan merebut bola yang digiring oleh kaki lawan. Intinya, pemain perlu membaca arah gerakan lawan dan bola yang dibawa oleh lawan.

Saat pemain bisa memahami trik gerak tanpa ada bola, hal ini juga sah-sah saja untuk diaplikasikan ketika Anda merebut bola dari lawan. Paling mudah dalam teknik ini adalah melakukan long passdengan tujuan menghadang laju bola yang diumpan untuk kemudian merebutnya.

Itulah sedikit ulasan mengenai teknik-teknik dasar permainan sepak bola yang penting untuk dipahami dan dipelajari dari awal jika ingin bermain dengan benar. Dengan rajin berlatih, tentunya teknik-teknik dasar tersebut bukanlah hal sulit untuk Anda kuasai.

7. TEKNIK MENYAPU BOLA (Sliding Bola)

Istilah lainnya dari menyapu bola adalah sliding tackle. Gerakan merebut bola satu ini memang terbilang berbahaya karena risikonya tidak lain dan tidak bukan adalah kartu pelanggaran. Untuk dapat menyapu bola, pemain perlu mempelajari gerakan menjatuhkan badan ke rumput setelah meluncur.

Waktunya pun tak sembarangan dan harus tepat dalam melakukan teknik dasar ini karena kartu pelanggaran terjadi ketika waktu menyapu bola salah. Tackle sambil mengangkat kaki ke atas, tacklemenggunakan teknik menggunting dan tackle dengan menyerang lawan dari belakang adalah jenis-jenis yang dilarang untuk dilakukan selama permainan.

8. TEKNIK MELEMPAR BOLA KE DALAM 

Teknik dasar satu ini hanya terjadi ketika pertandingan tengah berjalan di mana bola keluar dari lapangan dan melalui area sisi lapangan sepak bola. Ketika lemparan telah pemain lakukan, biasanya permainan atau pertandingan bisa dilanjutkan lagi. Hanya saja, pemain dari tim yang tak menyentuh bola terakhir saat bola sampai keluar lapanganlah yang boleh melakukan lemparan ke dalam.

Caranya adalah dengan melemparkan bola menggunakan kedua tangan dan wajib melewati atas kepala. Kaki pemain dua-duanya bisa menjinjit untuk melemparkan bola. Posisi kaki yang perlu dilatih adalah salah satu kaki di belakang atau di depan, kedua kaki sejajar rapat, serta membuka lebar kedua kaki.

9. TEKNIK MENANGKAP BOLA (Khusus Kiper / GoalKeeper)

Teknik dasar berikutnya yang juga sama pentingnya adalah menangkap bola atau goal keeping. Teknik ini sama sekali tak boleh dilewatkan untuk yang bermain sebagai kiper. Dalam permainan sepak bola, pemain yang berperan sebagai kiper bertugas menangkap bola ke kiri atau ke kanan. Tendangan penalti pun turut menjadi latihan umum.

Pemain yang bertugas sebagai kiri tak hanya perlu secara refleks menangkap bola yang diarahkan oleh lawan, tapi juga kemudian bola ditendang kembali ke tengah lapangan atau diarahkan ke teman setimnya. Jika melihat pertandingan sepak bola, Anda pasti juga sering melihat bagaimana kiper menendang bola setelah menangkapnya.

Teknik Tanpa Bola

Teknik tanpa bola disebut juga teknik badan adalah cara pemain menguasai gerak tubuhnya dalam permainan yang meliputi cara berlari, meloncat, dan gerak tipu badan. Hal yang terpenting yaitu pemain dapat menjaga keseimbangan tubuh supaya tetap dapat terkontrol.

Pola Penyerangan

Teknik gerakan dengan bola pada pola penyerangan sebagai berikut.

Wall-pass atau operan satu-dua.bWall-pass merupakan gerakan yang sederhana dari dua orang pemain. Pemain A mengoper bola pada B, kemudian lari ke posisi baru. Pemain B tanpa menahan bola mengoper kembali pada A yang menerima bola pada posisi baru.

Lemparan ke dalam. Jika dilakukan dengan baik dan bersungguh-sungguh, maka lemparan ke dalam dapat menjadi awal serangan yang berbahaya. Terutama jika lemparan ke dalam terjadi di daerah lawan.

Teknik Gerakan Dengan Bola (Pola Pertahanan)

Dalam permainan sepak bola dikenal tiga barisan pemain, yaitu (1) barisan penyerang, (2) barisan pemain tengah, dan (3) barisan pertahanan. Barisan belakang ini mempunyai tugas untuk mempertahankan dan melindungi di daerah berbahaya atas gawangnya dari serangan lawan. Dalam menjalankan tugas utama ini, terdapat cara-cara, tugas, pola, taktik atau strategi tertentu yang dipahami.

Ukuran Lapangan Sepak Bola Lengkap


Ukuran Lapangan Di Indonesia dengan standar fifa tentu sedikit berbeda. Berikut akan kami sajikan ukuran-ukuran lapangan sepak bola nasional dan internasional seperti dilansir situs Wikipedia

Ukuran Lapangan Sepak Bola Nasional

Panjang garis samping : 90-120 m
Lebar: 45-90 m
Jari-jari lingkaran tengah : 9.5 m
Daerah Gawang: 18.3 x 5.5 m
Daerah Pinalti : 40.3 x 16.5 m
Jarak titik tendangan hukuman penalti dengan garis gawang : 11 m
Tinggi gawang berukuran : 2.4 m
Lebar Gawang berukuran : 7.3 m

Ukuran Lapangan Sepak Bola Internasional

Panjang : 100-110 m
Lebar : 64-75 m
Jari-jari lingkaran tengah: 9.5 m
Daerah Gawang: 18.3 x 5.5 m
Daerah Pinalti: 40.3 x 16.5 m
Jarak titik tendangan penalti : 11 m
Tinggi gawang berukuran: 2.4 m Lebar Gawang berukuran: 7.3 m

Sedangkan untuk ukuran lapangan saat pertandingan internasional disebut harus memiliki ukuran 105x68 meter.

Pelanggaran Sepak Bola


1. Pelanggaran Pemain

Terdapat 9 peraturan yang bila dilanggar lawan akan mendapatkan tendangan bebas langsung. Berikut pelanggaran-pelanggarannya :

  • Menerjang lawan dengan kasar
  • Menerjang lawan dari belakang, kecuali jika lawan itu menghalang-halanginya. 
  • Mencoba memukul lawan
  • Melompati lawan
  • Mencoba menendang lawan
  • Menjatuhkan lawan dengan sliding dari depan atau dari belakang
  • Memegang lawan dengan bagian lain dari tangan. 
  • Mendorong lawan secara sengaja
  • Memainkan bola dengan menggunakan tangan atau lengan seperti membawa, memukul dan mendorong bola. 

Pelanggaran terhadap ini mengakibatkan hukuman satu tendangan penalti, tetapi hal ini tidak berlaku bagi penjaga gawang, selama ia berada dalam daerah gawang. Adapun jika melakukan pelanggaran seperti berikut, maka ia memberikan kesempatan pada lawan untuk melakukan tendangan bebas tidak langsung di
tempat pelanggaran terjadi. Jenis pelanggaran yang dimaksud adalah sebagai berikut.

  1. Memainkan permainan yang membahayakan, misalnya menendang bola yang sedang dipegang oleh penjaga gawang.
  2. Menerjang dengan cara yang tidak jujur.
  3. Sengaja menghalangi lawan saat tidak memainkan bola, misalnya berdiri diantara bola dan lawan.
  4. Jika penjaga gawang membawa bola berjalan lebih dari empat langkah sambil memegang bola dengan idak memantulkan bola ke tanah.
  5. Menerjang penjaga gawang, kecuali jika penjaga gawang itu:
  • keluar dari daerah gawangnya;
  • menghalang-halangi seorang lawan; atau
  • hendak memegang bola.
2. Pelanggaran Regu Penyerang

  • Melakukan perbuatan atau ucapan perkataan yang tidak sopan saat dilakukan tendangan hukuman
  • Pemain penyerang bukan pengambil tendangan masuk ke daerah tendangan hukuman (kurang dari 9,15 meter dari bola) sebelum bola ditendang.
  • Pengambil tendangan hukuman melakukan gerakan yang membingungkan penjaga gawang.
  • Bola tidak ditendang ke depan.

3. Pelanggaran dari Regu Bertahan

Pelanggaran yang dilakukan oleh pihak penahan antara lain sebagai berikut.

  • Melakukan perbuatan, bersikap, atau mengucapkan perkataan yang tidak sopan saat dilakukan tendangan hukuman.
  • Penahan memasuki daerah tendangan hukuman (kurang dari 9,15 meter dari bola) sebelum bola ditendang.
  • Penjaga gawang menggerakkan kedua kakinya sebelum bola ditendang (saat tendangan hukuman).

4. Konsekuensi Pelanggaran yang Terjadi Saat Tendangan Hukuman Dilaksanakan

Jika terjadi pelanggaran pada saat tendangan hukuman dilakukan, konsekuensinya adalah sebagai berikut.

1) Pelanggaran oleh pihak penyerang

  • Jika bola masuk ke gawang maka tendangan diulangi.
  • Jika bola keluar, lewat, atau sampai di atas gawang maka regu penahan melakukan tendangan gawang.
  • Jika bola mengenai gawang atau dipukul keluar oleh penjaga gawang, maka wasit menghentikan permainan dan regu bertahan melakukan tendangan bebas tidak langsung.

2) Pelanggaran oleh pihak penahan

  • Jika bola masuk dalam gawang, maka gol dianggap sah.
  • Jika bola keluar lewat atau sampai di atas gawang, maka tendanganvdiulangi.
  • Jika bola mengenai gawang atau dipukul keluar oleh penjaga gawang, maka tendangan hukuman diulangi.
  • Jika pelanggaran dilakukan oleh kedua regu maka tendangan hukuman diulang. Jika tendangan hukuman diulang maka baik penjaga gawang maupun penendang hukuman boleh diganti dengan pemain lain.

Adapun pelanggaran yang berhubungan dengan permainan secara umum adalah:
1) melintas keluar dari daerah gawang;
2) mengulur waktu permainan;
3) masuk ke dalam atau ke luar lapangan permainan tanpa seizin wasit; dan
4) menunjukkan ketidaksetujuan terhadap suatu putusan wasit.

Peraturan Sepak Bola


Ketentuan Lapangan Sepak Bola

- Panjang Lapangan harus 90 m, maksimal 120 m (Nasional) dan 100 m sampai dengan maksimal 110m (internasional).
- Lebar Lapangan harus 45 m, maksimal 90m. (Nasional) dan 64 m sampai dengan maksimal 75 m (internasional).

Ketentuan Pemakaian Bola

- Bentuk bola harus benar-benar bulat
- Panjang lingkar bola harus 68-70 cm (27-28 inch)
- Berat bola harus 450 gr

Rangkuman Materi Sepak Bola, Teknik Dasar, Peraturan, Ukuran Lapangan dan Sejarah Singkat Sepak Bola Dunia dan Indonesia

Adapun macam-macam ukuran bola sesuai dengan umurnya.

- Umur 12 tahun keatas menggunakan bola yang memiliki panjang lingkar (keliling) 68-78 cm dan berat bola 410-450 gr
- Umur 8-12 tahun menggunakan bola yang memiliki panjang lingkar (keliling) 64-66 cm dan berat bola 340-468 gr
- Umur 8 tahun ke bawah menggunakan bola yang memiliki panjang lingkar (keliling) 58-61 cm dan berat bola 312-340 gr

Ketentuan Pemain Sepakbola

- Jumlah pemain dari setiap tim harus 11 orang (termasuk goalkeeper).
- Bila kekurangan pemain atau hanya ada kurang lebih 7 orang, maka permainan tidak bisa dimulai.
- Pergantian resmi FIFA hanya dibatasi sampai 3 kali sedangkan dalam pertandingan nasional, pergantian pemain bisa dilakukan sampai dengan 7 kali.
- Setiap tim harus mempunyai 1 pemimpin pertandingan (kapten).

Aturan Atribut

- Atribut Jerseypemain harus sesuai standar dan harus memiliki ciri khas klub itu sendiri,  begitupun untuk atribut lainnya seperti kaos kaki, sarung tangan dan penutup kepala (jika ada).

Wasit dan Asisten Wasit

Tugas Seorang Wasit
- Mengendalikan Jalannya Pertandingan
- Mengatur Waktu Pertandingan
- Bertanggung Jawab atas kejadian didalam lapangan
- Berhak memutuskan pertandingan lanjut atau tidak yang disebabkan adanya gangguan dari luar, seperti hujan badai, salju ataupun petir.

Asisten Wasit yaitu pembantu daripada tugas wasit. Asisten wasit atau hakim garis wasit terdiri dari 2 orang. Asisten Wasit bertugas untuk membawa bendera dan melaksanakan tugasnya dipinggir Lapangan. Yaitu mengatur offside, bola out dan tendangan corner.

Durasi

Durasi normal pertandingan sepakbola adalah 2x45 menit dan bisa bertambah dengan 2x15 menit bila hasil sama kuat. Bila ada hal lain yang menjadi perlambatan waktu, seperti halnya kejadian pemain mengukur waktu, pergantian pemain yang lama dan adanya pemain yang cedera sehingga menguras banyak waktu, maka diakhir pertandingan durasi waktu bisa diakumulasikan sesuai dengan kejadian yang terjadi di lapangan.

Ketentuan Lainnya : 

Tendangan atau sentuhan pertama yang menandakan bahwa :
- dimulainya suatu pertandingan sepakbola
- terjadinya goal

Bola Keluar (Out) jika bola melewati garis samping lapangan atau garis gawang. Bola juga bisa dikatakan out atas izin wasit bila dilapangan ada pemain yang mengalami cedera.

Sebuah gol dianggap sah apabila bola sudah melewati garis gawang dan masuk ke jaring dengan syarat tidak terjadi offside, handball, ataupun pelanggaran lainnya yang membatalkan terjadinya gol.

Offside terjadi dimana kondisi pemain lawan memasuki daerah kita dan tidak ada pemain kita selain kiper kita. Offside ini ditandai dengan diangkatnya bendera yang dipegang oleh hakim garis.

Pelanggaran terjadi jika salah seorang pemain melakukan tindakan yang dapat mencelakai pemain lainnya, seperti merebut bola secara kasar, menyikut pemain, berbicara kasar atau hal yang lainnya. Bila pelanggaran itu dinilai ringan oleh wasit maka sang pemain hanya akan mendapatkan kartu kuning (kartu peringatan). Sedangkan bila pelanggaran itu dinilai kasar oleh wasit maka sang pemain akan mendapatkan kartu merah yang tandanya pemain tidak boleh mengikuti pertandingan sampai selesai (keluar dari lapangan).

Bila sebelumnya telah terjadi pelanggaran, maka pemain lawan akan mendapat Tendangan bebas (free kick). Tendangan bebas ada 2, yaitu langsung artinya tendangan langsung ke gawang dan tidak langsung artinya harus mengumpan kepada salah satu kawan. Namun, bila pelanggaran terjadi dikotak penalti kita sendiri, akan dihukum dengan tendangan pinalti (tendangan 12 pass).

Jika bola keluar lapangan ke sisi samping, maka pemain lawan hendak melemparkannya ke dalam lapangan atau yang biasanya disebut dengan istilah Throw in. Sedangkan jika bola keluar melewati garis gawang tanpa memasuki jaring dan dilakukan oleh lawan kita maka terjadilah tendangan gawang (goal kick). Sedang bila bola keluar dari lapangan ke garis gawang tanpa memasuki jaring dan dilakukan oleh kawan sendiri maka terjadilah tendangan sudut (corner kick).

Daftar Pustaka
http://capslock33.blogspot.com/2017/11/teknik-teknik-dasar-bermain-sepakbola.html
https://olahraga.pro/sejarah-sepak-bola-dunia-dan-indonesia/
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Halaman_Utama
http://aribasir19.blogspot.com/2017/08/cara-bermain-sepak-bola-yang-baik-dan.html
http://aribasir19.blogspot.com/2017/09/jenis-jenis-pelanggaran-sepak-bola.html

Demikianlah artikel mengenai rangkuman materi sepak bola. Semoga dapat memberi banyak manfaat. 

0 Response to "Rangkuman Materi Sepak Bola, Teknik Dasar, Peraturan, Ukuran Lapangan dan Sejarah Singkat Sepak Bola Dunia dan Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel